Pelatih Kolombia Percaya Laga vs Cile Bakal Berlangsung Sengit

[ad_1]

SAO PAOLO – Setiap pertemuan antara Tim Nasional (Timnas) Kolombia dengan Cile dalam empat pertandingan terakhir selalu menyajikan pertandingan yang menarik. Bahkan dari keempat laga tersebut, tiga di antaranya selalu berakhir dengan hasil imbang. Menariknya, setidaknya empat kartu merah keluar di lima pertemuan terakhir Kolombia vs Cile.

Semua itu membuktikan betapa kerasnya permainan jika Kolombia dan Cile bertemu. Hal tersebut pun sudah disadari oleh pelatih Kolombia, Carlos Queiroz. Queiroz merasa perjalanan mereka untuk mencapai ke semifinal Copa America 2019 bakal berlangsung sulit.

Baca Juga: Kolombia Bakal Tampil Total saat Hadapi Cile di Perempatfinal

Suasana laga Timnas Kolombia vs Paraguay di Copa America 2019

Sebab, Kolombia dipastikan bakal bersua Cile di perempatfinal Copa America 2019 pada Sabtu 29 Juni 2019 pagi WIB. Mengetahui lawannya adalah Cile, pelatih Kolombia tersebut pun langsung memerintahkan para pemainnya untuk bermain total di laga nanti.

Queiroz tak ingin para penggawa Kolombia meremehkan Cile di Copa America 2019. Apalagi lawannya tersebut adalah juara bertahan selama dua edisi terakhir sebelumnya. Jadi, tentu Cile memiliki mental yang lebih baik ketimbang Kolombia.

Kendati begitu, Queiroz percaya James Rodriguez bisa melewati itu semua. Ia yakin Kolombia bisa mengatasi Cile yang memiliki mental juara yang kuat. Pokoknya Queiroz berjanji bakal melakukan berbagai cara agar bisa membuat Kolombia lolos ke semifinal Copa America 2019.

“Cile memiliki sejarah yang panjang, tradisi mereka adalah untuk menang dan mereka telah mengalami masa-masa yang luar biasa dalam beberapa tahun terakhir. Mereka juara bertahan di kompetisi ini” terang Queiroz, dikutip dari Xinhua, Jumat (28/6/2019).

Suasana laga Timnas Kolombia vs Paraguay di Copa America 2019

“Mereka (Cile) difavoritkan untuk memenangkan Copa America 2019, bersama dengan Uruguay, Argentina dan Brasil. Satu-satunya yang saya khawatirkan adalah memastikan Kolombia untuk terus melanjutkan kariernya (di Copa America) sebagai sebuah tim,” tutupnya.

[ad_2]