[ad_1]
LECCE – Juventus gagal mengamankan tiga poin dari lawatan ke kandang Lecce, Stadio Comunale Via del Mare, Sabtu 26 Oktober 2019, malam WIB. Juventus sejatinya unggul lebih dulu berkat gol penalti yang dibuat Paulo Dybala pada menit 50 tetapi tidak berapa lama kemudian Matthijs de Ligt melakukan handsball dalam kotak terlarang sehingga buyarlah tiga poin mereka.
Insiden itu membuat Lecce mendapatkan tendangan penalti juga dan Marco Mancosu menuntaskan tugasnya dengan amat baik pada menit 56. Meski begitu, Pelatih Juventus, Maurizio Sarri tidak menyalahkan De Ligt atas kejadian tersebut karena menilai sang pemain tidak memiliki niat untuk menyentuh bola.
Sarri dari bangku cadangan melihat bola mengenai tangan De Ligt setelah sebelumnya membentur tubuh lebih dulu. Meskipun tidak ada niat untuk menyentuh bola tetapi aturan baru Dewan Asosiasi Sepakbola International (International Football Association Board/IFAB) soal handsball membuat De Ligt bersalah.
BACA JUGA: Imbang 1-1 di Kandang Lecce, Juventus Rawan Dikudeta Inter
Sebab, aturan baru yang mulai berlaku pada musim 2019-2020 itu menyebutkan bahwa ketika bola menyentuh tangan maka akan dianggap pelanggaran meskipun tidak sengaja. Sarri menilai semua bek akan kesulitan dengan peraturan tersebut sehingga menganggap wajar handsball De Ligt.
[ad_2]


