Cerita Andritany Dimarahi sang Idola

[ad_1]

JAKARTA – Kiper andalan Persija Jakarta, Andritany Ardhiyasa, menjadikan Hendro Kartiko, sebagai panutannya. Pengalaman Hendro yang panjang dan selalu menjadi andalan tim nasional (Timnas) dari tingkat junior hingga senior, membuat Andritany, begitu kagum dengan Hendro.

Karier Hendro sebagai penjaga gawang melintang dari 1989 (level junior) hingga tahun 2012. Kiper yang identik dengan cukuran botak ini telah 60 kali memperkuat Timnas sejak 1996 dan merupakan salah satu pemain dengan penampilan terbanyak.

Foto/Twitter

Kejuaraan yang pernah diikutinya adalah Piala Asia 1996 hingga Piala Asia 2004. Bahkan berkat penampilannya, dia ditetapkan sebagai kiper utama tim bintang Asia 2000 oleh AFC.

Hendro juga pernah memperkuat klub besar. Salah satunya Persija yang pernah ia perkuat pada musim 2005-2006, 2008-2009, dan 2010-2011. Faktor itulah yang membuat Andritany menyebut Hendro sebagai salah satu panutannya.

Ia pun menceritakan pernah punya pengalaman unik dengan Hendro. Andritany juga pernah satu tim dengan Hendro di Persija pada musim 2010-2011. “Dahulu saya pernah pengalaman unik dengan dia. Saya sempat dimarahi sama dia di salah satu pertandingan Piala Tiger 2002,” ujar Bagol.

“Saat itu saya jadi ball boy ketika itu timnas sedang posisi kalah. Saya agak telat kasih bola ke mas Hendro, dia sempat marah ke saya. ‘Woy, mana bolanya cepat kasih saya’. Dia marah begitu pada saya. Padahal saya sangat mengidolai dia,” tukas kiper bernomor 26 ini.


[ad_2]