[ad_1]
LISBON – Barcelona tersingkir dengan menyakitkan dari gelaran Liga Champions 2019-2020. Pasalnya, di babak perempatfinal, tim berjuluk Blaugrana itu menelan kekalahan dengan skor telak 2-8 dari jawara Liga Jerman, Bayern Munich.
Atas kekalahan tersebut, tak ayal Barca pun menjadi bahan olok-olokan. Apalagi, pemain kepunyaan mereka yang dipinjamkan ke Bayern, Philippe Coutinho, menampilkan performa gemilang untuk membantu Die Roten menghancurkan Blaugrana.
Coutinho sejatinya ditebus Barca dengan harga fantastis, yakni 145 juta euro atau sekira Rp2,5 triliun, dari Liverpool pada Januari 2018. Akan tetapi, karena dianggap tidak menampilkan performa yang sesuai ekspektasi, pemain berpaspor Brasil itu pun dipinjamkan ke Bayern pada musim panas 2019.
Baca juga: Permalukan Barcelona 8-2, Solskjaer: Bayern Tetapkan Standar Baru Sepakbola
Itulah mengapa, betapa menyakitkannya ketika pemain yang dibeli Barca dengan harga mahal justru membantu tim lawan untuk menghancurkan mereka sendiri. Sebab, dalam pertandingan perempatfinal tersebut, Coutinho mencetak dua gol dan membuat satu assist.
Sepanjang musim kompetisi 2019-2020, performa Coutinho memang tak bisa dikatakan konsisten bagus. Coutinho sendiri tampil di laga melawan Barca sebagai pemain pengganti. Akan tetapi, ia justru mampu membuat klub pemilik merasa menyesal.
Penderitaan Barca tentunya tak hanya berakhir sampai di situ. Gara-gara Coutinho, Blaugrana kini berpotensi untuk menyerahkan uang sebesar 5 juta euro (Rp88,3 miliar) lagi kepada Liverpool.
[ad_2]

