Arsenal Disebut Beruntung Bisa Dapatkan William Saliba

[ad_1]

PARIS – Pelatih tim nasional (Timnas) Prancis U-18, Jean-Luc Vannuchi, memuji keberhasilan Arsenal merekrut William Saliba. Vannuchi pun menyebut bahwa Arsenal takkan menyesali keputusan mereka tersebut, lantaran Saliba mempunyai kemampuan bertahan yang luar biasa.

Sebagaimana diketahui, Saliba sendiri resmi dipinang Arsenal pada bursa transfer musim panas 2019. Manajemen The Gunners –julukan Arsenal– merekrut Saliba dari Saint Etienne dengan mahar mencapai 23 juta euro atau sekira Rp406 miliar.

Meski begitu, Saliba tidak langsung memulai debutnya sebagai pemain Arsenal di musim 2019-2020. Pasalnya manajemen klub asal London Utara tersebut memilih untuk memimjamkan Saliba kembali ke Etienne sepanjang musim 2019-2020.

William Saliba

Performa Saliba bersama Etienne di musim ini pun sejatinya cukup mengsankan. Bahkan, Saliba berhasil mengantarkan Etienne mencapai final ajang Coupe de France 2019-2020. Namun sayang di partai final Etienne harus mengakui ketangguhan Paris Saint-Germain (PSG) dengan skor akhir 0-1.

Baca Juga: Jadi Incaran Banyak Klub Besar, Bayern Munich Diminta Pertahankan Thiago Alcantara

Catatan manis Saliba tersebut pun membuat banyak pendukung Arsenal menaruh harapan besar pada bek berusia 19 tahun tersebut. Terlebih dalam beberapa musim terakhir, lini pertahanan memang menjadi titik terlemah Arsenal.

Pujian terhadap kemampuan yang dimiliki Saliba juga hadir dari Vannuchi. Bahkan, Vannuchi menilai bahwa Arsenal benar-benar sangat beruntung bisa meyakinkan Saliba bergabung dengan mereka pada bursa transfer musim panas tahun lalu.

Pasalnya, Vannuchi menilai bahwa Saliba merupakan pemain dengan kemampuan kombinasi antara Virgil van Dijk dengan Raphael Varane. Hal tersebut membuat Vannuchi pun yakin Saliba bakal jadi salah satu pemain bertahan terbaik di masa depan.

“Tipikal bermain Saliba adalah gabungan dua gaya bermain. Mirip dengan Varane karena kecepatan dan kekuatan, dan mirip dengan Van Dijk untuk intersep serta pemilihan posisi di lapangan,” jelas Vannuchi, seperti dilansir dari Football London, Kamis (27/8/2020).

Baca Juga: Gabriel Magalhaes Segera Tiba di London untuk Lengkapi Proses Transfer ke Arsenal

“Kesan pertama saya adalah dia merupakan pemain bertahan terbaik di generasi baru. Di lapangan, dia adalah pesaing, seorang pemimpin. Dia tampak seperti pria dewasa. Perbedaan antara dia dengan pemain-pemain lain sangat besar,” sambung pelatih berusia 49 tahun itu.

“Pada saat dia membawa bola dan berlari ke lini tengah, tidak ada yang bisa menghentikannya. Dia tampak seperti monster jika dibandingkan dengan pemain muda lain di usianya. Dia adalah pemain berbeda, belum pernah saya latih sebelumnya. Jadi saya rasa mereka (Arsenal) sangat beruntung memilikinya,” tutupnya.

[ad_2]