Fernandes Pede Kerja Samanya dengan Pogba Akan Beri Kesuksesan untuk Man United

[ad_1]

MANCHESTER – Gelandang Manchester United, Bruno Fernandes, merasa yakin akan memiliki kerja sama yang kuat bersama Paul Pogba. Ia pun menyatakan siap saling belajar demi mengembangkan lini tengah yang kuat di Old Trafford.

Pada musim lalu, Fernandes tidak memiliki waktu bermain banyak bersama Pogba. Pasalnya pemain berpaspor Portugal itu baru bergabung pada Januari 2020, sementara di waktu tersebut Pogba menghabiskan waktu berjuang melawan cedera.

Bruno Fernandes

Namun, pada musim ini keduanya telah terlibat dalam banyak pertandingan. Pertanyaan pun muncul tentang kerja sama keduanya. Namun, Fernandes yakin bahwa mereka akan bekerja sama dengan baik dan meningkatkan level Man United.

Fernandes pun mengaku telah memiliki hubungan kuat di dalam dan luar lapangan. Bahkan Fernandes sudah mengenal Pogba secara personal yang ia anggap sebagai sosok yang menyenangkan.

Baca juga Ingin Mainkan Pogba dan Fernandes Berbarengan, Solskjaer Bisa Tiru Guardiola

“Selalu menyenangkan berada satu tim dengannya karena saya bisa belajar banyak darinya, dan ia bisa belajar banyak dari saya. Bersama-sama kita bisa melakukan hal-hal hebat,” ungkap Fernandes, mengutip dari Goal, Minggu (1/11/2020).

“Kami memiliki hubungan yang baik, tentunya. Kami berdua berbicara bahasa Italia sehingga sebagian besar waktu kami berbicara bahasa Italia. Saya memiliki hubungan yang baik dengannya di dalam dan luar lapangan,” tambahnya.

“Ia pria yang lucu, Ia selalu ingin bercanda. Saya sudah mengenalnya dari Italia tetapi sekarang saya memiliki kesempatan untuk berada di tim dengan pemenang Piala Dunia,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Fernandes mencoba untuk mengklarifikasi tentang situasi Pogba yang dianggap memiliki sikap buruk. Hal itu terjadi lantaran Pogba selalu merasa geram ketika berada di bangku cadangan.

“Banyak orang mungkin berpikir Paul marah di bangku cadangan dan bahwa dia tidak akan melakukan apa-apa saat masuk karena dia marah, tapi dia datang dengan motivasi yang tepat, seperti yang kita lihat dengan asisnya di Paris,” imbuhnya.

“Berada di bangku cadangan adalah masalah bagi semua orang, tapi masalah ini menjadi motivasi bagi Paul. Dia menggunakan ini sebagai motivasi dan dia banyak membantu tim ketika dia masuk dan bermain, seperti yang dia lakukan di pertandingan terakhir di Liga Champions,” pungkasnya.

[ad_2]