Jelang Mallorca vs Barcelona, Moreno Tak Mau Buat Messi Marah

[ad_1]

MALLORCA – Pelatih Real Mallorca, Vincente Moreno, mengakui ketangguhan dari pemain bintang Barcelona, yakni Lionel Messi. Ia mengatakan bahwa Messi adalah pemain terbaik di dunia. Dengan kejeniusan, karakter, dan amarah Messi yang ingin menang, setiap lawan yang akan menghadapinya harus benar-benar waspada.

Hal ini diutarakan Moreno karena telah menyaksikan langsung ketangguhan Messi kala dirinya tengah berada dalam ambisi besar untuk memetik kemenangan. Tepatnya, momen tersebut terjadi dalam lawatan Mallorca ke Stadion Camp Nou pada 8 Desember 2019.

Lionel Messi

Dalam laga pekan ke-16 La Liga Spanyol 2019-2020 itu, Mallorca diketahui takluk dengan skor 2-5. Tiga dari lima gol tuan rumah dicetak oleh Messi. Usai laga digelar, para pemain Mallorca pun memberi tahu Moreno bahwa kekalahan tersebut didapat karena dirinya telah membuat Messi marah.

BACA JUGA: Jelang Mallorca vs Barcelona, Moreno Soroti Laga Tanpa Penonton

Amarah La Pulga –julukan Messi– timbul setelah terlibat insiden adu mulut antara Moreno dalam laga tersebut. Insiden terjadi karena kritik dilontarkan Moreno kepada Messi karena dianggap terlalu banyak protes saat itu.

Kesal dengan kondisi itu, Messi pun menyatakan kepada Moreno bakal mencetak tujuh gol pada laga tersebut. Meski tak berhasil dicapai, ia bisa menjebol gawang Mallorca tiga kali dan membawa Barcelona menang. Kini, jelang bertemunya kembali kedua tim pada Minggu 14 Juni 2020, Moreno memastikan tidak akan membuat Messi kesal lagi karena hanya akan merugikan Mallorca.

“Para pemain saya memberi tahu saya setelah pertandingan bahwa saya telah menjadi penyebab kekalahan itu karena saya membuat Messi marah. Dia marah dan di dalam terowongan saat istirahat dia mengatakan kepada saya bahwa mereka akan mencetak tujuh gol. Dia juga mengatakan kepada Luis Suarez bahwa mereka harus mencetak tujuh gol,” ujar Moreno, sebagaimana dikutip dari Marca, Sabtu (13/6/2020).

“Mereka tidak berhasil melakukannya, tetapi dia mencetak tiga gol. Dia adalah pemain terbaik di dunia. Lihatlah kejeniusannya, karakternya, dan amarahnya yang ingin menang dan apa yang terjadi memberinya nilai lebih. Kali ini, saya tidak akan berkelahi dengannya. Ini tidak baik untuk saya,” tukasnya.

[ad_2]