[ad_1]
MANCHESTER – Manchester United tengah mendekati Mauricio Pochettino karena tidak puas dengan kinerja sang Manajer, Ole Gunnar Solskjaer, pada awal musim 2020-2021. Kabar perekrutan Pochettino semakin menghangat setelah Man United kalah dua kali beruntun.
Setelah kalah 0-1 dari Arsenal di Liga Inggris, Man United tunduk 1-2 dari Istanbul Basaksehir pada pertandingan ketiga Grup H Liga Champions. Kekalahan dari Istanbul Basaksehir cukup mengejutkan karena Man United di atas kertas unggul segalanya.
Kekalahan itu memperburuk citra Solskjaer sehingga pergantian manajer diangap sebagai solusi instan untuk membangkitkan Man United. Menurut laporan Sportskeeda, Man United pun diuntungkan jika merekrut Pochettino sekarang karena The Red Devils –julukan Man United– tidak perlu membayar kompensasi ke Tottenham Hotspur.
BACA JUGA: Man United Mulai Dekati Pochettino, Nasib Solskjaer di Ujung Tanduk
Sebelumnya, Pochettino memiliki klausul khusus dalam kontraknya dengan Tottenham. Klausul itu membuat setiap klub harus membayar kompesasi ke Tottenham jika ingin merekrut juru taktik asal Argentina itu. Akan tetapi, klausul tersebut telah berakhir pada Mei silam sehingga Man United leluasa untuk merekrut Pochettino.
Namun, pemecatan Solskjaer dan kedatangan Pochettino juga tidak menjamin Man United akan meraih hasil positif pada musim ini. Pochettino juga bisa mengalami hal serupa dengan Solskjaer jika gagal memaksimalkan kemampuan para pemain Man United.
[ad_2]

