Lampard Jadi Penyebab Havertz Belum Tampil Menawan Bersama Chelsea

[ad_1]

LEVERKUSEN – Pelatih Bayer Leverkusen, Peter Bosz, memberikan penilaiannya terhadap kiprah Kai Havertz bersama Chelsea. Bosz menilai bahwa Havertz belum mampu menunjukkan performa terbaiknya bersama Chelsea dikarenakan kesalahan Frank Lampard.

Sebagaimana diketahui, Havertz resmi bergabung dengan Chelsea pada jendela transfer musim panas 2020. Manajemen Chelsea merekrut Havertz dari Bayer Leverkusen dengan mahar sebesar 80 juta euro atau sekira Rp1,3 triliun.


Pada awalnya, kehadiran Havertz di skuad Chelsea mendapatkan sambutan luar biasa. Terlebih, personel tim nasional (Timnas) Jerman tersebut sendiri memang berhasil menunjukkan performa gemilang selama berseragam Leverkusen.

Kai Havertz

Havertz sendiri berhasil membuat kejutan dengan sempat mencatatkan hattrick dalam pertadingan perdananya berseragam Chelsea. Akan tetapi sejak saat ini, Havertz sangat minim memberikan kontribusi terhadap permainan Chelsea.

Baca Juga: Mimpi Besar Cesar Azpilicueta Angkat Trofi Liga Champions Bersama Chelsea

Bahkan tidak sedikit yang menilai bahwa Havertz menjadi pembelian terburuk yang dilakukan Chelsea pada musim panas 2020. Tidak hanya itu, Havertz juga dinilai justru menjadi penghambat dalam permainan Chelsea di sejumlah laga mereka.

Performa minor Havertz bersama Chelsea pun lantas dikomentari oleh Bosz. Ya, Bosz menilai Havertz belum menunjukkan performa terbaiknya, lantaran Lampard tidak mampu memaksimalkan bakatnya sebagai pesepakbola profesional.

“Saya memahami alasan mengapa Chelsea menggaetnya (Havertz), tapi saya belum bisa melihat rencana tepat yang dimiliki Frank Lampard untuknya,” jelas Bosz, sebagaimana dikutip dari Football London, Sabtu (9/1/2021).

“Akan tetapi yang sangat bagus adalah dia melindunginya di media. Pasalnya, Kai masih berusia sangat muda, dan sangat berisiko besar jika membiarkan media memberikan tekanan berlebihan kepadanya,” sambungnya.

Kai Havertz

“Akan tetapi pada akhirnya, Anda harus punya kesempatan, Anda harus mencetak gol, dan mengkreasikan gol. Untuk transfer 100 juta euro, Anda harus terus bermain, dan dia belum mendapatkan itu.”

“Lampard akan berusaha untuk mengeluarkan yang terbaik dari Havertz di masa mendatang, saat dia berusaha untuk memulihkan performa Chelsea yang memang sedang tidak mengesankan pada saat ini,” imbuh juru taktik berkebangsaan Belanda tersebut.

[ad_2]