DEN HAAG – Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, bersyukur dapat membawa pulang satu poin dari lawatan ke markas AZ Alkmaard. Namun, pria asal Norwegia itu kurang puas karena Setan Merah seharusnya bisa mendapat penalti usai Marcus Rashford dijatuhkan pada babak kedua.
Sebelum pertandingan, Ole Gunnar Solskjaer sempat mengeluhkan kondisi rumput sintetis di Stadion Cars Jeans, Den Haag. Entah berhubungan atau tidak, Man United bermain sangat buruk sepanjang 90 menit dan tidak mencatatkan percobaan tepat sasaran hingga laga usai.
Baca juga: Dalot Puas Man United Sanggup Imbangi AZ Alkmaar
Solskjaer menyebut satu angka tersebut cukup bagus karena menghadapi lawan yang tampil lebih baik. Meski begitu, ia menyayangkan wasit Gediminas Mazeika dan asistennya yang gagal memberi penalti ketika Marcus Rashford dijatuhkan di kotak terlarang.
“Ini adalah satu poin yang bagus melawan tim yang bagus. Lawan yang sulit, permukaan lapangan yang juga menyulitkan. Mereka menaklukkan Feyenoord 3-0 saat tandang. Sementara kami harus melakukan banyak pergantian, jadi saya puas,” ujar Ole Gunnar Solskjaer usai laga, dilansir dari Manchester Evening News, Jumat (4/10/2019).
“Tentu saja kami seharusnya menang. Saya bosan mengatakan penalti-penalti yang seharusnya kami dapatkan. Itu adalah 100% penalti, Anda tidak bisa membuat keputusan yang salah seperti itu di sepakbola. Asisten wasit seharusnya melihat dengan jelas karena berada dekat tempat kejadian. Untungnya kami mendapat poin jadi tidak perlu banyak mengeluh,” imbuh pria berusia 46 tahun itu.

Hasil tersebut membuat Man United belum pernah menang dalam 10 laga tandang terakhir di semua kompetisi. Kemenangan terakhir didapat Iblis Merah ketika menaklukkan Paris Saint-Germain (PSG) 3-1 di Parc des Princess pada Maret 2019 di ajang Liga Champions.