[ad_1]
JAKARTA – Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo (Jokowi), telah menunjuk Zainudin Amali sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) yang baru dalam Kabinet Indonesia Maju untuk periode 2019-2024. Penunjukkan itu diharapkan membawa angin segar untuk semua olahraga termasuk sepakbola Tanah Air.
Sepakbola adalah salah satu olahraga yang paling digilai oleh masyarakat Indonesia sehingga prestasi merupakan sesuatu yang dinantikan. Akan tetapi, sebelum ada prestasi dibutuhkan keselarasan antara Kemenpora (Kementerian Pemuda dan Olahraga) dengan PSSI.
Sejarah mencatat Kemenpora pernah berseteru dengan PSSI pada 2015 silam. Waktu itu perseteruan bermula dari permasalahan kelayakan tim yang akan berlaga di kompetisi tertinggi di Tanah Air waktu itu, QNB League 2015 (saat ini Liga 1).
BACA JUGA: Angkat Zainudin sebagai Menpora, Jokowi: Sepakbolanya Pak
Iman Nahrawi selaku Menpora waktu itu melalui BOPI (Badan Olahraga Profesional Indonesia) menilai kelayakan setiap tim untuk tampil di QNB League. Setiap tim diberikan waktu hingga 4 Maret 2015 untuk memenuhi persyaratan yang telah ditentukan. Karena ada persyaratan yang wajib dipenuhi maka kompetisi yang sebelumnya akan dimulai pada 20 Februari 2015 harus diundur.
[ad_2]


