Persib vs Melaka: Castillion Bahagia Cetak Brace

[ad_1]

BANDUNG – Persib Bandung melawan Melaka United dalam laga uji coba yang berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Sabtu 1 Februari 2020, sore WIB. Pertandingan tersebut jadi ajang debut bagi penyerang baru Persib, Geoffrey Castillion.

Penampilan pemain berpaspor Belanda itu cukup apik dengan mencatatkan brace (dua gol) pada menit 32 dan 54 dalam kemenangan 3-1 yang diraih Persib. Castillion pun senang karena mampu menyumbangkan dua gol untuk Persib di pertandingan debut. Akan tetapi, bukan itu yang jadi fokus Castillion.

Castillion lebih senang karena Persib secara keseluruhan bermain bagus melawan Melaka. Kemenangan atas Melaka sekaligus jadi modal positif Persib yang sedang mempersiapkan diri guna menyambut Liga 1 2020.

BACA JUGA: Persib Bandung atasi Melaka United, Robert Rene Alberts: Target Kami Tercapai

Pertandingan kontra Melaka juga sangat penting bagi Castillion untuk memulihkan kondisi fisiknya. Sebab, sudah lima bulan pemain berpaspor Belanda itu tidak berlaga dalam pertandingan. Castillion butuh beberapa pertandingan uji coba agar fisiknya kembali fit.

“Senang sekali bisa memulai ini dengan dua gol di laga perdana. Tapi yang paling penting adalah kita bermain bagus dan menang di pertandingan ini. Saya juga senang bisa kembali bermain setelah beristirahat selama lima bulan,” ujar Castillion, mengutip dari laman resmi Persib, Minggu (2/2/2020).

Selain gol yang ia cetak serta permainan Persib, ada satu hal lagi yang membuat Castillion senang. Hal itu adalah kerja samanya dengan Walter Luiz. Menurut Castillion, Luiz merupakan pemain yang berkualitas sehingga ia pun yakin kerja sama mereka akan semakin baik seiring berjalannya waktu. Akan tetapi, Castillion menilai kondisi fisiknya serta Luiz yang belum prima dapat menjadi kendala untuk mereka.

“Luiz adalah pemain yang bagus, saya pikir kami bisa bermain lebih baik lagi ke depannya. Tapi dia juga tidak bermain selama empat bulan, jadi itu akan sangat sulit dan membutuhkan waktu untuk kembali prima,” pungkasnya.

[ad_2]