Rivaldo Berharap Messi Tidak Diperlakukan Barcelona dengan Semena-mena

[ad_1]

BARCELONA – Lionel Messi sudah memiliki niatan untuk meninggalkan Barcelona di bursa transfer musim panas 2020. Akan tetapi, pihak Blaugrana tak ingin kehilangan Messi. Maka dari itu, sengketa kontrak pun terjadi di antara kedua belah pihak.

Menanggapi hal ini, legenda Barca, Rivaldo, mengaku maklum jika mantan klubnya tersebut mempersulit keinginan Messi untuk bisa hengkang. Sebab, Blaugrana masih membutuhkan jasa Messi. Maka dari itu, mereka tak ingin kehilangannya.

Sebagai orang yang pernah menjadi andalan Barca, Rivaldo pun merasakan hal yang sama. Dalam artian, selama seorang pemain masih sangat dibutuhkan oleh Barca, maka pihak klub tak akan melepas pemain tersebut.

Baca juga: Ayah Konfirmasi Messi Bertahan di Barcelona

Lionel Messi

Kendati demikian, sisi buruk dari Barca adalah jika mereka merasa sudah tidak membutuhkan seorang pemain, maka mereka tak akan ragu untuk mendepak pemain tersebut. Rivaldo pun menyebut sejumlah pemain yang dibuang oleh Barca secara semena-mena, seperti Romario, Ronaldinho, bahkan dirinya sendiri.

Maka dari itu, jika pada akhirnya Messi tetap bertahan di Barca, ia hanya berharap agar La Pulga tidak diperlakukan secara semena-mena di kemudian hari. Dalam artian, jika Messi hengkang, maka itu sehharusnya karena ia memang ingin pindah, bukan dibuang lantaran sudah tidak dibutuhkan lagi.

“Selama bertahun-tahun terlalu banyak pemain bintang meninggalkan Barcelona dalam keadaan sulit dan melalui pintu belakang. Itu terjadi dengan Romario, Ronaldinho, dan juga dengan saya saat saya meninggalkan musim setelah memenangkan Piala Dunia bersama Brasil,” beber Rivaldo, menyadur dari Goal, Jumat (4/9/2020).

“Kontrak saya tersisa satu tahun lagi, tetapi klub menawarkan saya opsi untuk mengakhiri kontrak saya atau bergabung dengan Lazio dengan status pinjaman, dengan peluang kembali ke Barca meski mengetahui bahwa Louis van Gaal tidak menganggap saya sebagai bagian dari rencananya dan saya sudah mengatakan saya tidak tertarik bekerja dengannya,” lanjutnya.

“Klub lebih menyukai si manajer (Van Gaal) daripada saya ketika saya masih memainkan sepakbola yang bagus dan saya pergi musim itu secara gratis. Real Madrid dan AC Milan membuat proposal mereka dan saya menerima yang terbaik, yaitu yang dibuat oleh kubu Italia (Milan),” tukas Rivaldo.

Berbeda dengan Rivaldo, Ronaldinho dibuang oleh Barca karena dikhawatirkan akan memberi pengaruh kepada para pemain muda Blaugrana, utamanya Messi. Pasalnya, Ronaldinho pernah datang ke tempat latihan Barca dalam keadaan mabuk.

Ronaldinho kemudian bergabung dengan AC Milan pada bursa transfer musim panas 2008. Bersama Milan, Ronaldinho memenangkan satu gelar juara Liga Italia, yakni pada musim 2010-2011.

[ad_2]