Tottenham Takluk dari Man City, Wasit Jadi Sasaran Amarah Pochettino

[ad_1]

MANCHESTER – Pelatih Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino, murka dengan keputusan wasit Michael Oliver yang tidak memberikan timnya penalti saat menghadapi Manchester City di Liga Inggris 2018-2019. Juru taktik berpaspor Argentina itu kesal dengan Oliver karena menilai ia berada di posisi yang sempurna untuk melihat handsball dari pemain Man City, Kyle Walker.

Tottenham melakoni partai tandang ke Etihad Stadium pada Sabtu 20 April 2019. Pada pertandingan itu, Tottenham harus relah tertinggal melalui gol cepat Phil Foden pada menit lima. Kendati demikian, Tottenham berjuang mati-matian untuk mendapatkan gol balasan pada babak pertama meskipun tak membuahkan hasil.

Man City (Foto: Twitter/@premierleague)

Pada babak kedua, asa untuk menyamakan kedudukan muncul saat Walker terlihat melakukan handsball ketika berduel dengan Dele Alli. Akan tetapi, Oliver yang memimpin pertandingan tak menghiraukannya karena menilai tak ada gerakan tangan yang sengaja dilakukan Walker.

BACA JUGA: Pelatih Ajax Akui Ketangguhan Tottenham Hotspur

Alli dan kawan-kawan pun berusaha untuk memberitahu Oliver bahwa telah terjadi handsball di kotak penalti Man City. Meski begitu, Oliver tetap pada pendiriannya sehingga pertandingan pun dilanjutkan kembali. Tottenham pada akhirnya takluk 0-1 dari Man City.

Man City vs Tottenham Hotspur (Foto: Twitter/@SpursOfficial)

“Saya pikir itu penalti tetapi kami tidak mendapatkannya. Dalam aksi (yang dilakukan Walker) itu tidak membingungkan. Michael Oliver berdiri di belakang menontonnya. Ketika tidak jelas, tidak jelas, tetapi tindakan itu lebih dari jelas,” ujar Pochettino, seperti yang dikutip dari Dailymail, Minggu (21/4/2019).

“Kedua pemain berduel untuk bola di dalam kotak (penalti) dan Michael Oliver berada dalam posisi yang fantastis untuk melihat apa yang terjadi di sana. Bagi saya dan mungkin bukan untuk Manchester City, tetapi bagi saya dan bagi umat manusia lainnya, saya kira ya itu penalti,” pungkasnya.

(ADP)

[ad_2]